Para Suami Harus tau Mungkin Inilah Penyebab Kenapa Istri Suka Marah Marah kayak Macan kalau lagi di Rumah!

Kehidupan setelah menikah tidak selalu berjalan mulus. Ada berbagai tanggungjawab yang harus dikerjakan oleh suami dan istri. Tak jarang beberapa persoalan membuat istri jadi emosional. Jadi mudah marah, ngambek, dan kesal. Marah-marah sangat wajar karena masalah yang ditanggung istri sangat banyak. Masalahnya suami jarang mengerti kenapa istrinya selalu marah.


Suami malah terkesan bingung dengan sikap istri yang selalu marah dan tak pernah tenang, yang ada suami kadang cuma bertanya-tanya dalam hati soal penyebab kemarahan istri. Karena suami memang kurang peka, merasa sudah tidak ada masalah.

Padahal di mata istri, masih sangat banyak tanggungan pekerjaan yang menumpuk dan belum terselesaikan. Kalau sudah ngambek, istri hanya diam dan tak mau membicarakan masalah yang terjadi. Lalu suami pun makin tambah bingung harus berkata apa.

Maka, pahamilah penyebab yang sering bikin istri marah, beberapa di antaranya ada di bawah ini:

Istri kurang mendapat perhatian dari suami

Istri mana yang merasa tidak sedih kalau jarang diperhatikan suami? Sampai kapanpun istri selalu berharap suaminya tetap menjadi sosok yang perhatian seperti jaman muda dulu.

Pekerjaan yang menumpuk kadang membuat suami lupa memperhatikan istri. Hasilnya istri memang diabaikan suami. Suami tidak lagi peka dengan apa yang terjadi pada istri.

Marah-marah adalah cara mengungkapkan kurangnya perhatian suami pada istri. Sebaiknya suami lebih peka dengan istri. Secapek apapun pekerjaan yang ditanggung, suami yang baik akan selalu memberi perhatian pada istri.

Jika sudah diperhatikan, istri akan banyak bercerita dan merasa tenang.

Istri merasa cemburu pada suami


Secara tidak sadar, kadang suami membuat istri merasa cemburu. Bahaya. Mungkin suami sering membicarakan perempuan teman sekantor. Meski soal urusan pekerjaan, tapi tetap saja bikin cemburu. Hindari pembicaraan yang melibatkan perempuan lain.

Cemburu juga bisa terjadi saat suami hanya sibuk mengurus pekerjaan atau hobinya. Kalau di rumah sibuk sendiri mengurus hobinya sampai lupa waktu. Istri yang terabaikan bisa merasa cemburu karena suami hanya sibuk dengan urusan sendiri.

Cemburu adalah faktor penyebab istri suka marah. Cemburu juga sangat berbahaya apabila terus didiamkan. Jangan biarkan rumah tangga dibakar api cemburu.

Suami suka menghabiskan uang atau boros

Suami yang boros jelas bikin istri marah-marah. Bagaimana tidak, anggaran yang sudah direncanakan untuk masa depan anak dihabiskan untuk belanja barang-barang yang tidak terlalu penting.

Memang laki-laki cenderung tidak teliti untuk membelanjakan uangnya. Tetapi setelah berumah tangga, ada baiknya suami lebih memperhatikan keuangan dan tabungan untuk masa depan.

Masih ada banyak hal yang lebih penting dan membutuhkan dana tidak sedikit seperti sekolah anak dan membangun rumah.

Suami yang boros dan sembarangan membelanjakan uangnya, pasti akan membuat istri kebingungan memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga. Maka jangan heran istri selalu marah saat suami masih saja boros.

Suami suka keluar rumah bersama teman-temannya

Suami yang sering keluar rumah apalagi pada malam hari sangatlah tidak bijak. Ini akan membuat istri merasa diabaikan. Padahal setelah menikah, kewajiban suami berbagi waktu sangat penting.

Jangan sampai waktu bergaul dengan teman membuat suami abai pada istri di rumah. Sementara suami bersenang-senang di luar, istri harus menjaga anak dan rumah sendirian pada malam hari. Kebiasaan buruk itu sungguh bisa membuat istri marah.

Bijaklah membagi waktu antara kesibukan di luar dengan di rumah. Jika sudah seharian bekerja, maka kewajiban suami adalah tinggal di rumah untuk berbicara bersama istri.

Anak di rumah selalu rewel

Ini mungkin beban yang jarang dirasakan suami, yaitu anak rewel. Anak yang rewel jadi beban tersendiri bagi istri. Sebab anak rewel, ada saja masalah yang ditimbulkan. Istri jadi uring-uringan.

Sudah begitu, suami terkesan tidak peduli dan menyerahkan sepenuhnya pada istri. Ini justru dapat menambah masalah. Istri merasa kalau masalah anak hanya ditanggung dirinya sendiri. Sementara suaminya lepas tangan.

Jelas saja istri merasa marah dengan sifat suami yang tidak peduli. Seakan dia enggan bertanggung jawab dengan anaknya sendiri.

Istri merasa stres

Jika melihat beban yang ditanggung istri, maka sangat wajar jika dia mudah merasa stres. Istri selalu dibebani berbagai tugas yang menunggunya setiap hari. Jika sudah stres, maka ia sering marah.

Kehadiran suami sangat berarti baginya. Suami bisa jadi pendengar yang baik atas segala perasaan yang selama ini disimpan. Jangan biarkan istri menanggung penderitaan sendiri. Pastikan suami selalu ada untuk istri demi terhindar dari perasaan stres.

Suami terlalu sibuk

Kesibukan adalah musuh utama dari rasa perhatian. Akibat sibuk, banyak orang lupa pada keluarga sendiri. Ini sangat tidak baik bagi kelangsungan keluarga. Memang tuntutan pekerjaan membuat seseorang harus fokus dalam bekerja, tapi saat pulang ke rumah, simpanlah soal pekerjaan. Jangan bicarakan pekerjaan terus di hadapan istri. Itu  akan terasa sangat menyebalkan. Ajaklah istri bicara hal-hal ringan yang dapat membuat suasana rumah menghangat dan penuh cinta.

Istri kurang mendapat hiburan

Tugas di rumah biasanya akan selalu ada dan tidak pernah selesai. Rutinitas yang terus berulang kerap membuat seorang istri merasa jenuh dan marah-marah. Kalau sudah jenuh, semua hal terasa membosankan.

Tidak ada lagi semangat mengerjakan tugas rumah. Saat jenuh, hiburan tentu sangat membantu untuk menyegarkan kembali pikiran yang sudah jenuh.

Ajaklah istri sesekali jalan-jalan. Buatlah ia senang dengan melihat pemandangan yang indah. Suami yang bijak tentu tahu kapan istrinya perlu mendapat hiburan.

Suami tidak lagi romantis

Waktu baru menikah, suami sangat romantis dan suka memberi kejutan. Tapi setelah berjalan sekian tahun, suami semakin jarang bersikap romantis. Ia jadi suami yang kaku dan kering. Tidak romantis sama sekali.

Banyak istri yang mengeluhkan perubahan suaminya setelah menikah sekian lama. Istri sangat suka dengan hal romantis. Romantisme bisa membuat perasaan cinta terjaga meski telah bertahun-tahun hidup bersama.

Pernikahan tidak terasa kering jika suami tetap menjaga romantismenya. Romantis tidak harus selalu mahal. Mengajak istri jalan-jalan berdua seperti saat masih pacaran sudah cukup membuatnya bahagia. Apalagi jika diajak belanja.

Nah, itu sedikit hal yang membuat istri sering marah-marah. Mungkin ada satu atau dua hal yang dirasakan istri Anda di rumah. Atau mungkin ada hal lain yang membuat istri marah?

Bunda sendiri yang tahu dan bisa menjawabnya. Jadi suami, tolonglah lebih peka pada istrimu.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel